Rabu, 16 September 2015

Setetes Kebahagiaan untuk Sahabat


Reyseorang pria yang memiliki karisma dan gayanya selalu membuat para gadis meleleh melihatnya. Dia sosok seorang sahabat yang  baik. Dengan ribuan celoteh dari mulut kecilnya, dia selalu mampu membuat ku tersenyum meski disaat hatiku rapuh tak berdaya. ReyhanKurniawan itulah nama lengkapnya. Dia adalah teman pertamaku disaat aku duduk di bangku SMA dan dia juga temanku sebangku di kelas. Beribu canda tawa selalu kita tuangkan disaat kita mulai jenuh dengan berbagai mata pelajaran yang menghantui benak kita. Rey selalu membuatku tertawa lepas bahagia meski terkadang dia selalu membuatku kesal dengan tingkahnya yang menjengkelkan. Namun, dialah sosok sahabat yang selalu memberikan pundaknya dikala aku tak dapat menahan tetesan air mata ini untuk jatuh. Dia selalu membuatku nyaman saat berada disampingnya.
Hari berganti hari aku melewatinya bersama-sama dengan penuh keceriaan. Tak pernah sedetikpun aku melihat raut wajahnya yang murung dan tanpa ekspresi. Namun, dihari ini aku melihat raut wajah yang tak pernah aku bayangkan sedikitpun. Aku tak tahu mengapa dia terlihat sedikit diam dan hal itu membuatku sedih. Dengan perlahan aku mendekatinya dan mencoba untuk menghiburnya.
“Hey Rey...” sapaku
“Hey Ken” balasnya dengan senyum terpaksa
“Ehhhh.. sorry ya sms mu semalem nggak aku bales” ujarku
“Iya gpp kok” jawabnya cuek
“Duuuhhhh.. ada yang ngambek yaaaaa, cakepnya ilang lho kalo cemberut melulu” balasku jahil dengan menyenggol tanggannya
“Enggak kok ken, aku nggak ngambek. Udah lupain aja” jawabnya
“Kamu kenapa sih Rey ? Cerita dong, jangan sedih kayak gini” tanyaku mendenggus kesal
“Hehe.. gpp kok sayang, abang lagi badmood aja nih” jawabnya tersenyum
“Gitu dong abangku sayang, emangnya badmood kenapa sih ? Apa gara-gara semalem yakk” tanyaku penasaran
“Iya nihhh.. lagi kangen sama ayah dan bunda. Hehee” jawabnya malu
“Idihhh abang, kirain kenapa ? Loh katanya hari ini kedua orangtua kamu mau datang ke Bojonegoro, kan ntar rasa kangennya bakal hilang” jawabku
“Naaaaahhh.. itu yang buat aku badmood neng, ayah dan bunda nggak jadi kesini. Sedih banget rasanya” jawabnya sedih
“Udaaaah ah bang, senyum dong. Kan masih ada eneng cakep disamping abang. Heheee” jawanku bercanda lepas
Rey langsung tersenyum lepas dan mengelus kepalaku seperti biasa. Aku suka Rey yang penuh dengan keceriaan dan kelembutan. Dia memang jauh dari kedua orangtuanya dan ini pertama kalinya untuk Rey. Wajar kalau dia merindukan ayah dan bundanya.
***
Aku terbangun dari mimpi indahku ketika si Mbok membangunkanku dan memberitahuku bahwa Rey sudah menungguku didepan rumah. Dengan fikiran yang masih dibuai oleh mimpi dan dengan bergegas pula aku langsung menemui Rey.
“Pagi bidadari bau iler” sapanya menggodaku
“Apaan sih !! Baru jam berapa ini kamu kok udah menjemputku ?” jawabku kesal
“Udah jam setengah 7 eneng jelek” jawabnya serius
“Astagaaaaaaa !!!!!! bentar yaaaa aku cuci muka dulu dan ganti baju” Jawabku tergesa-gesa masuk ke dalam rumah
Dengan segera aku masuk ke kamar mandi untuk sekedar cuci muka dan gosok gigi. Seusai itu, aku melihat jam dinding di kamarku dan jarum jam masih menunjuk ke arah pukul setengah 6. Aku pun kesal dan masuk ke kamar mandi lagi untuk mandi. Dan aku langsung bersiap-siap dan mendandani diriku sendiri.
“Subhanallah.. Betapa cantiknya anugerah Tuhan ini” Ucapku lirih didepan cermin dan langsung menemui Rey di depan rumah.
“Lama banget sih dandannya, cepet sini naik!” katanya kesal
Aku pun langsung naik motornya dan merangkul pinggangnya seperti biasa. Bahkan sesampai sekolahpun aku tak melepas tanganku dipinggangnya karena dia selalu marah kalau aku melepaskannya. Aku juga nggak tau kenapa dan aku hanya menurutinya seperti boneka barbie. Setelah dia menaruh sepeda motornya ditempat parkiran, kita langsung jalan ke kelas bersama. Nggak ada angin maupun hujan, tiba-tiba dia memegang tanganku sampai kelas dan semua teman-teman mengejek kita. Namun dengan stay cool dia tetap memegang tanganku. Memang dari awal masuk SMA, semua teman ku bilang kalau aku dan Rey adalah pasangan yang serasi.
Seperti biasa, aku dan Rey melewati mata pelajaran dengan selalu bercanda. Yaaaa inilah setan yang berupa sahabat. Setan yang mempengaruhiku untuk tidak mendengarkan penjelasan materi pelajaran dari guru-guru. Itulah pemikiran yang terkadang muncul di dalam benakku. Namun meski begitu, nilai-nilaiku sekolah dan Rey bisa dibilang lumayan bagus. Mungkin karena kita sering belajar bareng dengan teman-temanku sekelas lainnya.
Kriiiiiiinggggg... Kriiiiiinggggg...
Bel istirahatpun berbunyi dan Rey langsung mengajak teman-temannya bermain futsal. Dan aku tetap tinggal di kelas karena tubuh ini seperti telah melekat pada bangku yang aku duduki. Tiba-tiba ada seorang temanku yang duduk disebelahku. Dia adalah Intan Permata Sari. Intan adalah teman baikku. Dia mengajakku ke kantin, namun aku menolaknya. Intan tetap memaksaku dan akhirnya aku mau menemaninya. Sesampai dikantin, aku memesan bakso dan jus melon kesukaanku. Aku bicara panjang lebar dengan Intan di kantin. Nggak tau kenapa tiba-tiba dia membahas tentang Rey dan ternyata Intan suka dengan Rey. Mendengar kalimat bahwa dia suka dengan Rey, tiba-tiba hatiku sakit seperti butiran debu yang tersapu angin. Aku tidak mengerti apa yang aku rasakan ini. Aku hanya membalas dengan senyuman manis dihadapannya. Dan tak ku sangka, Intan memintaku untuk melancarkan hubungannya dengan Rey. Meski berat mulut ini untuk berkata-kata namun dengan terpaksa dan hati terpecah belah, aku membalas keinginannya itu dengan kata iya. Intan pun langsung mencubit pipiku dengan wajah yang gembira dan berterima kasih padaku.
Setelah kejadian di kantin sekolah itu, entah kenapa tiba-tiba aku dan Intan menjadi lebih dekat dari biasanya. Dia selalu masuk di celah-celah antara aku dan Rey. Dengan sedikit risi aku tidak menyukainya. Namun bersamaan dengan rasa ketidaksukaanku sama Intan malah menjadikan Rey tampak akrab dengannya.
***
Hari berganti begitu cepat. Suasana pagi yang selalu ceria oleh kedatangan Rey perlahan lenyap entah kemana. Akupun bersiap ke Sekolah dengan raut muka yang tak ada semangat  sama sekali. Seusai minum segelas susu, aku pun berangkat ke sekolah sendiri untuk kesekian kalinya. Aku tak habis pikir, kemana perginya Rey dari setiap pagi ku. Di sekolah pun dia lebih asyik bermain futsal di setiap jam istirahat dibandingkan saling bertukar cerita denganku.
Tak ada lelahnya diriku selalu membuka suara di tengah-tengah pelajaran untuk saling berbicara dengannya. Dia pun sama sekali tidak pernah menghargai ucapan yang terus aku lontarkan kepadanya.
“Bu Aning sedang menjelaskan materi ken, serius dong kamu. Jangan ngobrol melulu di tengan pelajaran” Ucapnya pelan kepadaku.

To be continue (mau garap laporan PKM dulu ya teman, hehe)
Read more » →Setetes Kebahagiaan untuk Sahabat
Sabtu, 12 September 2015

Wisudawan Universitas Brawijaya

“Akhirnya hari ini pun tiba” bisikku dalam hati
Dengan berjuta rasa yang entah bagaimana mendeskripsikannya, aku mulai mengikhlaskan sosok pribadi yang perlahan masuk dalam kehidupanku. Dari rasa canggung berhadapan dengannya hingga selangkah lebih dekat untuk saling berbagi cerita. Mas Ardi, lengkapnya Arditha Mauluddin. Dia seorang mantan ketua HUMANERA di fakultasku, FPIK UB. Menurutku dia sedikit sombong, baik, pintar dan hebat dalam mengutarakan segala hal yang berada di otaknya.
Aku mulai mengenalnya lebih jauh ketika dia menjabat sebagai ketua HUMANERA. Yaaaa mau tidak mau aku harus mengenalnya, karena pada saat itu aku menjabat sebagai sekretaris umumnya. Banyak sekali perbedaan yang membuat kita layaknya seekor kucing dan anjing. Berawal dari sifat kekanakanku yang dapat memunculkan sifat keras kepalanya. Tapi entah kenapa, seiring berjalannya waktu kita mulai menghargai dan menerima kekurangan satu sama lain.
***
“Dek dimana?” sebuah pertanyaan dari mas Ardi yang sering muncul di icon pesan handphoneku dan aku sangat membencinya. Pesan itu selalu menjadi magnet yang menarikku untuk berada di kampus tercinta. Pesan dengan pertanyaan serupa datang berulang-ulang dan menggetarkan handphone ku. Dengan lantang aku berteriak karena kebencianku terhadap pertanyaan itu. Namun disaat kepengurusan HUMANERA berakhir, aku malah merindukan untaian pertanyaan yang menggetarkan hatiku untuk membencinya.
“Sekarang, aku harus mulai terbiasa untuk tidak sedekat dulu” gumamku dalam hati.
***
Beribu godaan dan cibiran orang luar yang mendeskripsikan kita saling memiliki perasaan satu sama lain. Tapi itu semua tidak membuat kita saling berjalan berjauhan, malah membuat kita menjadi semakin dekat layaknya saudara. Dan tentunya ingin kurasakan kedekatan itu untuk lebih lama lagi. Namun hari ini merupakan hari gembira untuknya. Hari dimana dia telah memiliki gelar S.Pi dan masuk di kehidupan baru. Aku pun mencoba memejamkan mata dan tak ingin perpisahan ini terjadi. Namun sekarang aku sadar, aku harus melewati perubahan baru lagi dan berjalan di jalur yang berbeda. Meski begitu semoga kita bisa berjumpa di waktu yang tepat dan berusaha untuk tetap menjaga tali silahturahmi J




Adek, Teman dan Sahabat
Niken Haryati Tungga Dewi
Read more » →Wisudawan Universitas Brawijaya
Rabu, 04 September 2013

Sebuah Angan

Thursday, februari 25, 2010

Ku ingin menjadi burung
Terbang bebas kemanapun
Tak ada beban yang menghantui
Dan tak terpenjara dalam kesendirian
Ku ingin seperti pelangi
Yang memberi keindahan pada kami
Kami yang selalu hampa
Dan selalu tertindas akan kesedihan
Ku ingin semua bisa senang
Menjalani hidup dengan ringan
Tak ada kesedihan
Selalu akan dalam kegembiraan
Ku ingin segera esok hari
Yang akan menemani
Dan kelak akan menghangatkan
Dari dinginnya kesedihan yang melanda

By : Niken Haryati Tungga Dewi
Read more » →Sebuah Angan
Selasa, 13 Agustus 2013

Coretan Pena #Puisi

Friday, January 01, 2010

Mendung melanda dunia
Menutup jiwaku yang bahagia
Hujan turun dengan seketika
Bersama hati yang sedang tersiksa
Kini kau telah pergi
Kau menghilang tanpa nurani
Tak pedulikah kau akan hati ini
Yang mencintaimu sampai mati
Tapi semua telah sirna
Kau telah pergi dengannya
Membuat diriku teluka
Dan menjatuhkan air mata
Kau menipuku
Dengan semua kata manismu
Tak sedikitpun kau peduli padaku
Betapa sakitnya kau robek batinku
Aku telah kecewa denganmu
Pergilah sejauh mungkin dariku
Tak perlu kau kembali lagi dikehidupanku
Karna telah tertutup hati ini untukmu



By : Niken Haryati Tungga Dewi
Read more » →Coretan Pena #Puisi
Senin, 22 Juli 2013

Sahabat Sejati

Saturday, April 03, 2010

Mentari pagi bangunkan mimpi
Menghapus semua lelapnya tidur ini
Menghilangkan kegelapan yang sunyi
menghiasi keindahan dunia yang alami
Diri seakan ingin tetap dibuai oleh mimpi
Tak inginkan melangkah lagi
Semangat seakan ditelan oleh hari
Yang selalu kulalui sendiri
Ku tak perlu menyesali
Yang terjadi biarlah terjadi
Hari-hariku telah menanti
Dan ku mulai melangkah lagi
Meski tak ada kekasih yang menanti
Meski tak ada cinta yang menghiasi
Tapi masih ada sahabat sejati
Yang selalu memberi solusi
Sahabat sejati…
Ku ingin kau selalu disisi
Selalu menemani
Tak seperti kekasih yang datang lalu pergi


By : Niken Haryati Tungga Dewi
Read more » →Sahabat Sejati
Selasa, 18 Juni 2013

My Name is Niken


Niken Haryati Tungga Dewi. Itulah nama yang diberikan kedua orangtuaku saat aku dilahirkan 18 tahun yang lalu. Niken artinya adalah anak perempuan yang cantik. Haryati adalah singkatan dari nama kedua orangtuaku yaitu Munahar dan Siti Khunainah Hidayati. Namun sebenarnya haryati juga memiliki arti yaitu hatinya mulia. Sedangkan Tungga Dewi memiliki arti tokoh wanita abad 14 di Nusantara dan juga merupakan ratu dari kerajaan Majapahit. 
Aku lahir tepatnya tanggal 4 bulan Maret tahun 1995 pada pukul 7 pagi di kota ledre, Bojonegoro. Secara astrologi, aku Pisces. Hal itu membuat kepribadianku menjadi unik. Terkadang pendiam dan sedikit pemalu, kadang sangat terbuka. Biasanya aku juga memiliki sifat percaya diri yang berlebih dan akhirnya membuatku sedikit menjadi lebay. Narsis.. itulah kebiasaan yang sangat melekat di dalam diriku. Namun aku selalu penuh semangat, ceria, tak pernah lelah dan giat dalam bekerja. Negatifnya, aku manja, egois, individualisme, mau menang sendiri, dan kadang menunda-nunda pekerjaan. Ya, tidak ada manusia yang sempurna. Tetapi aku selalu mencoba menjadi orang baik. Aku humoris, setidaknya menurutku sendiri. Aku senang membuat orang tertawa, karena sungguh, salah satu kebahagian di dunia ini adalah ketika kita dikelilingi oleh orang-orang yang merasa bahagia.
Aku merupakan seseorang yang sangat menggunakan hati. Boleh dibilang aku lebih sering menggunakan perasaan. Kalau terjadi sesuatu yang mengganggu hati ini, aku terlalu sering meluapkannya dalam tangisan. Aneh, suatu kebiasaan yang tidak pernah berubah, meski kadang ingin sekali aku ubah.
Aku ingin menjadi seperti ibuku. Dia sangat sabar dan tegar. Apapun yang mengganggu hati, jarang sekali masuk ke dalam hati, melainkan hanya menyentuh pikirannya. Ingin sekali ku seperti itu, tidak gampang tersakiti. Tak hanya itu, sepertinya aku juga banyak menginginkan untuk menjadi seperti pribadi yang lain.
Namun, semua itu membuatku semakin capek dan sebenarnya itu sangat menyiksa untuk bisa menjadi seperti pribadi orang lain. Berusaha menjadi orang lain hanyalah membuatku tidak menjadi yang terbaik dari versi diriku sendiri. Aku selalu menanamkan keteguhan hati pada diriku sendiri bahwa aku bukanlah orang lain, dan aku tidak ingin menjadi duplikat mereka. Kalau bisa menjadi versi yang terbaik dari diri sendiri, mengapa harus menjadi versi yang kedua dari orang lain ?
Secara fisik, aku tinggi, dan agak gemuk. Berambut hitam yang lurus. Aku sedikit canggung dengan orang yang menatapku dengan aneh sambil mendongak, karena aku lebih menjulang dari perempuan rata-rata. Tetapi hal itu membuatku percaya diri. Setidaknya aku tidak perlu memakai sepatu hak tinggi yang menyakitkan jika dipakai, hanya untuk terlihat lebih tinggi.
Sekarang aku sedang menempuh kuliah jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan di Universitas Brawijaya. Awalnya aku tidak tau jurusan apa yang aku ambil ini dan selalu bertanya-tanya prospek kerja apa yang dapat aku andalkan. Namun lama kelamaan aku mulai menikmatinya dan Love It. Aku bangga menjadi anak Perikanan dan Ilmu Kelautan.
Aku menyukai musik dan binatang. Aku suka musik yang bisa menyuarakan isi hatiku dan entah bagaimana dapat menghanyutkanku kedalam liriknya. Aku juga suka binatang. Mereka, banyak macamnya dan penuh dengan misteri. Aku yakin, walaupun mereka diam, mereka mengerti apa yang kita katakan. Terkadang, aku berharap aku bisa berbicara dengan mereka dan mengerti apa yang mereka rasakan. Binatang yang paling aku sukai adalah kucing. Karena menurutku kucing merupakan binatang yang lucu dan bisa kita ajak bermain.
Aku mempunyai cita cita yang amat banyak sejak kecil. Aku ingin menjadi dokter, komando wanita (Kowat), pramugari, artis, ibu rumah tangga yang baik, model dan pegawai bank. Aku ingin bertualang dan keliling dunia, merasakan kemegahan Eropa, keramah tamahan Asia, kebebasan Amerika, dan esensi akan kehidupan di Afrika. Aku ingin menginjakkan kaki di atasnya. Aku ingin merubah dunia.
Sekarang... aku akan terus belajar lebih giat lagi untuk menjadi seperti apa yang aku inginkan. Biarpun semuanya tidak membimbing dan membantuku, tetapi aku harus tetap berusaha untuk belajar mandiri. Itupun juga pasti terkadang aku akan membutuhkan bantuan orang lain. Tetapi aku akan berusaha untuk mandiri.
Dan terakhir, aku ingin membanggakan kedua orang tuaku dan semua orang disekelilingku. Aku akan berusaha dengan keras. Aku ingin mereka berkata,
“Itu Niken. Dan aku bangga padanya.”





J Sekian J
Read more » →My Name is Niken
Senin, 17 Juni 2013

Opinion about Me #1







Read more » →Opinion about Me #1
Selasa, 14 Mei 2013

Just Me !!


Haii my sweety blog :’) aku ingin menuangkan beberapa ungkaian kata yang ada dibenakku sekarang ini. Yaaaa singkat kata, AKU CEMBURU. Mungkin aku salah dengan sikapku ini, aku tak menghargai profesi dia sekarang ini. Aku hanya bisa meluapkannya dengan tulisan ini dan dengan butiran air mata. Dengan kata lain, "aku tak suka melihat hasil potretanmu". Melihat hasil potretan "KAU DENGAN DIA !! SIAPA YANG GAK CEMBURU ??" Memang aku juga salah karena aku tak memberi tahukan isi hatiku ini kepada dia. Bagaimana bisaaa aku bilang ini semua disaat dia marah karena aku lebih sibuk dengan tugas kuliahku saat ini. Yang ada... pasti dia akan lebih marah padaku dan ujung-ujungnya aku harus menahan emosiku dan sedikit merendahkan hatiku. Jadi percuma saja kalau aku bilang cemburu lihat hasil potretannya.
***
Yaaaaa aku hanya berusaha tegar dengan ini semua. Aku hanya bisa memendamnya sendiri dan tulisan ini akan menjadi rangkaian kenangan disetiap hal yang aku rasakan. Kehidupanku masih panjang dan batu penghalang dalam meraih kesuksesanku masih banyak diluar sana. Jadi, hal sekecil ini tak akan jadi karang penghalangku dalam maju melangkah ke depan. Yang aku tahu, dia kebaCUTE kalau tak tahu apa yang aku rasakan ketika melihat hasil potretannya. Mungkin hanya akulah seorang wanita yang tak boleh cemburu kepada kekasihku sendiri dan selalu mengalah disaat dia marah karena aku tak ada untuk dia dan lebih mementingkan TUGAS KULIAHKU...
***



Keep Smile :’) Fighting NIKEN \o/
Read more » →Just Me !!
Minggu, 12 Mei 2013

Just About YIKK :'D


Aku tak tahu apa yang aku rasakan di fakultas tercintaku ini. Yaaaaa.. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya. Aku mulai Loved It meski aku tak tahu darimana aku mulai mencintainya. Entah dari setiap lembar laporan yang selalu setia menemaniku dan pulpen biru yang tergores indah diatasnya sampai teman-teman yang selalu ada dan mengingatkanku dikala aku jatuh.
***
Semakin hari semakin banyak pula goresan pena yang harus aku percikkan di atas kertas putih dengan jari-jari mungil ini. Semakin sibuk dan selalu bersanding dengan mereka. Dan tak ada yang aku pedulikan selain mereka bahkan dia yang selalu aku panggil “YIKK”.
Kata Maaf yang selalu aku lontarkan kepadanya dan semakin lama dia juga mulai jenuh dengan kata itu. Memang beeeenar.. seharian aku tak ada buat dia dan malamnya aku ketiduran saat berhubungan dengan dia, bisa dibilang SMS-an lah :’D
Kalian pasti sudah tau apa yang terjadi, tentu dia marah dikeesokan harinya dan tak membalas pesanku. Arrrrggghh.. kesal yang tentunya aku rasakan saat ini. Aku sadar, aku salah. Namun, kenapa dia tak sedikitpun mengerti keadaanku. Aku hanya berusaha bersabar dan membuat dia mengerti dengan semuanya. Dengan kata lain, aku masih belum bisa mengatur waktuku. Dimana aku harus meluangkan waktu untuknya dan tugas-tugasku.
***
Semakin banyak waktu terlewati, aku yakin kamu akan semakin dewasa dan mengerti semuanya. Suatu saat kamu juga akan jadi mahasiswa YIKK. Dan kamu akan merasakan posisi yang aku tempati saat ini. Yang aku mau, kamu bisa sedikit mengerti tentang aku :’)



Read more » →Just About YIKK :'D

      Mahasiswa merupakan anak terpelajar yang memiliki corak keberagaman pemikiran, gagasan dan ide-ide yang penuh dengan kreatifitasnya masing-masing. Mahasiswa sendiri bisa dibilang elemen masyarakat yang sangat sentral dalam memajukan sebuah peradaban. Secara etimologis, mahasiswa berarti siswa yang di maha-kan, siswa yang dihormati dan dihargai dilingkungan masyarakat, berbangsa dan bernegara. Mahasiswa sebagai kaum intelektual yang berdasarkan keilmuannya harus bersikap kritis dan tegas dalam membela kepentingan berbangsa dan bernegara.
         Di zaman sekarang ini masih ada mahasiswa yang pasif dan tidak peka dengan isu-isu terkini. Banyak mahasiswa yang sudah meninggalkan kebesaran identitas ke-mahasiswa-an mereka. Mahasiswa lebih cenderung berfikir pragmatis dan individualis. Tidak heran, karena arus globalisasi yang tidak disikapi dengan baik berdampak kepada generasi muda (mahasiswa) dan akhirnya ujung tombak dalam memajukkan pendidikan bangsa pupus sudah. Oleh karena itu, kita sebagai mahasiswa harus ingat peran kita terhadap kemajuan pendidikan bangsa sangat sentral. Secara umum mahasiswa menyandang tiga peranan, diantaranya adalah :

1. Agen of Change
      Mahasiswa sebagai Agen of Change, artinya adalah mahasiswa sebagai agen dari sebuah perubahan. Mahasiswa yang diharapkan oleh masyarakat menjadi bagian dari perubahan bahkan sebagai aktor dalam membawa bangsa ini ke dalam sebuah perubahan yang lebih baik, lebih bermartabat, lebih makmur dan lebih sejahtera. Jika ada suatu kesalahan didalam masyarakat maka mahasiswa dituntut untuk merubahnya sesuai dengan kebenarannya. Mahasiswa selalu dituntut untuk memiliki pola pikir yang kritis, demokratis dan kontruktif. Jaman terus bergerak dan berubah, namun semangat dan idealisme mahasiswa tidak boleh berubah dengan berjalannya jaman. Semangat-semangat yang berkobar terpatri dalam diri mahasiswa sangat mendasari perubahan untuk melakukan perubahan-perubahan atas keadaan yang dianggapnya tidak adil. Mahasiswa harus memiliki mimpi-mimpi besar akan bangsanya. Mahasiswa juga harus memiliki sikap idealisme yang mendorong dirinya untuk memperjuangkan sebuah aspirasi pada penguasa dengan cara mereka sendiri. Tidak dapat dipungkiri bila generasi muda khususnya para mahasiswa selalu dihadapkan pada permasalahan global. Sangat diharapkan jika setiap ada perubahan, mahasiswa selalu tampil sebagai kekuatan pelopor, kekuatan moral dan kekuatan pendobrak untuk melahirkan suatu perubahan ke arah yang lebih baik.

2. Sosial Control
        Mahasiswa sebagai sosial control berarti mahasiswa berperan sebagai pengontrol nilai-nilai di masyarakat. Peran mahasiswa sebagai sosial control terjadi ketika ada yang tidak beres dalam suatu masyarakat. Dengan rasa peduli dan sikap sosialisnya, mahasiswapun dapat untuk menjaga kestabilan sosial. Peran mahasiswa sebagai sosial control tentu tidak main-main. Mahasiswa sebagai sosial control ini harus menutup celah-celah kezaliman yang ada di masyarakat. Mahasiswa juga harus menjaga, memperbaiki nilai dan norma dalam masyarakat serta menjadi contoh yang baik dalam masyarakat, karena tidak bisa dipungkiri jika mahasiswa merupakan bagian dari masyarakat. Selain itu, mahasiswa sebagai sosial control juga memiliki kewajiban untuk terus memantau dan mengobrol kondisi sosial di dalam masyarakat, segala fenomena dan gejala sosial yang terjadi sudah seharusnya menjadi perhatian para mahasiswa.
Mahasiswa dapat berperan sebagai sosial control dengan menumbuhkan jiwa sosial yang peduli pada keadaan rakyat yang mengalami penderitaan, ketidakadilan dan ketertindasan. Salah satu keadaan yang mengharuskan mahasiswa berperan sebagai sosial control yaitu apabila dalam suatu kawasan yang masyarakatnya sedang dalam konflik, maka pada saat itu pula mahasiswa harus terjun langsung dalam kawasan tersebut. Secara naluriah, mahasiswa yang notabene memiliki cara pandang objektif dan idealis realistis lebih mudah menyelesaikan suatu konflik daripada masyarakat itu sendiri yang mungkin diselimuti ego subjektif masing-masing. Suatu demonstrasi juga merupakan aksi mahasiswa sebagai bentuk sosial control apabila dalam pengambilan suatu putusan pemerintah terdapat ketidaksesuaian dengan kondisi masyarakat. Tentulah mahasiswa besar kaitannya sebagai sosial control.

3. Iron stock
      Sebagai iron stock, mahasiswa inilah yang memiliki peran sebagai penerus utama dari pemimpin yang telah ada pada saat ini tentunya menjadi pemimpin yang tangguh dengan kemampuan, akhlak yang mulia dan kritis terhadap kondisi bangsa. Mahasiswa merupakan harapan bangsa untuk masa depan. Maka dari itu, mahasiswa menjadi harapan bagi masyarakat yang diharapkan agar bisa merubah kondisi bangsa dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi baik itu masalah politik, ekonomi, pendidikan, sandang maupun pangan. Tak dapat dipungkiri bahwa seluruh organisasi yang ada akan bersifat mengalir, yaitu ditandai dengan pergantian kekuasaan dari golongan tua ke golongan muda. Oleh karena itu, kaderisasi harus dilakukan secara terus menerus. Dunia kampus dan kemahasiswaannya merupakan momentum kaderisasi yang sangat sayang bila tidak dimanfaatkan bagi mereka yang memiliki kesempatan. Untuk menjadi iron stock, mahasiswa harus memiliki soft skill lain seperti kepemimpinan, kemampuan memposisikan diri, interaksi lintas generasi dan sensitivitas yang tinggi.

      Begitu banyak tuntutan mahasiswa. Namun tidak sedikit mahasiswa yang lupa akan tuntutan atau peran tersebut. Penulis berharap agar mahasiswa mengingat kembali apa sebenarnya peran mahasiswa. Sehingga mahasiswa dapat memberikan kontribusi terhadap Bangsa. Dan yang paling utama yaitu mahasiswa harus bisa membawa Negara ini ke dalam perubahan yang jauh lebih baik. Semoga.
Read more » →Peran Mahasiswa sebagai Agen of Change, Sosial Control dan Iron Stock
Senin, 17 September 2012

Manfaat Botryococcus braunii

Botryococcus braunii merupakan mikroalga berwarna hijau (Chlorophya) dan bersifat autotrof. Mikroalga ini hidup di perairan dan berkoloni. Koloni Botryococcus braunii dapat di jumpai di danau bersuhu tropis dan dapat tumbuh subur di perairan air payau atau bisa disebut juga kondisi dimana kadar garam dari air tersebut tergolong sedang. Botryococcus braunii memiliki kemampuan luar biasa untuk mensintesis dan mengumpulkan berbagai macam lipid dan hydrocarbon. Mikroalga ini mampu menghasilkan lipid sampai dengan 60% berat keringnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan mikroalga adalah cahaya, suhu, pH, nitrogen, dan CO2. Mikroalga bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku biodiesel, terutama Botryococcus braunii. Biodesel merupakan salah satu energi alternatif yang akan menggantikan  persediaan minyak bumi yang semakin lama semakin menipis karena minyak bumi tidak bisa di perbaharui. (Pradityo, 2012) 
Menurut Teresa M. Mata, et al., (2010), mikroalga dapat digunakan sebagai bahan dasar beberapa bahan bakar terbarukan (renewable fuels) seperti biodiesel, hydrogen, methan dan lain-lain. Botryococcus braunii merupakan salah satu mikroalga yang dapat digunakan sebagai bahan dasar terbarukan karena Botryococcus braunii memiliki kandungan minyak yang cukup tinggi diantara mikroalga-mikroalga lainnya yaitu 25% hingga 75% tiap gram. Mikroalga juga memiliki kemampuan fotosintesis yang dapat dimanfaatkan dalam aplikasi fotobioreaktor untuk mengolah gas-gas dan asap-asap yang dihasilkan dari pabrik terutama yang berupa CO2 dan NOx sehingga tidak mencemari udara. Dan secara tidak langsung mikroalga, terutama Botryococcus braunii sangat berperan penting dalam mengurangi efek rumah kaca yang merupakan faktor utama penyebab global warming yang menjadi salah satu ancaman kerusakan bumi ini. Botryococcus braunii memiliki peranan penting, salah satunya pada  pengurangan CO2 dalam udara. (Sasmita.P.G., et al., 2004)
Mikroalga sebagai penghasil bahan bakar hayati (biofuel) seperti Botryococcus braunii berprospek menjanjikan di masa mendatang. Negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, Uni Eropa, dan Kanada menargetkan mulai tahun 2025 bahan bakar hayati (biofuel) bisa diproduksi dari budidaya mikro alga di laut maupun perairan tawar. Keuntungan Alga yang dapat digunakan sebagai sumber energi, salah satunya Botryococcus braunii ini adalah tidak membutuhkan waktu lama untuk menanamnya dan hanya membutuhkan waktu selama seminggu sampai dua minggu. Selain itu, pemanenannya juga tidak butuh alat berat seperti di darat. Teknologinya pun sangat mudah dan murah, produktivitasnya sangat tinggi. Mikroalga ini dapat menghasilkan 30 kali lebih banyak minyak dibanding dengan tanaman di darat. (Dahuri, 2011)
Read more » →Manfaat Botryococcus braunii
Selasa, 07 Agustus 2012

Tuntutlah Ilmu hai Kawanku


Saat sang mentari menampakkan dirinya
Terpacu indah dirinya
Hangatkan dunia yang kedinginan
Sinari jagat raya yang dilanda kegelapan
Kicauan burung mengawali pagi
Bernyanyi menyambut datangnya hari
Sebagai tanda syukur
Atas karunia Illahi
                Embun-embun dipagi hari
                Segarkan hatiku yang mulai bersemi
                Kulihat kedepan mengawali hari
                Menuntut ilmu yang haqiqi
                Tuk menatap esok hari
                Kan kugapai bintang tertinggi
                Kupeluk bulan sebentar lagi
Tuntutlah ilmu hai kawanku
Untuk menatap esok harimu
Dan gapailah rembulan dipelukanmu
Tak peduli terik dan panas
Tak hiraukan hujan yang deras
Memacu semangat untuk maju
Melangkah kedepan raihlah impianmu
Kejar cita-citamu
Tatap masa depanmu
Tuntutlah ilmu hai kawanku
Tuk bekal hari tuamu

Read more » →Tuntutlah Ilmu hai Kawanku
Sabtu, 04 Agustus 2012

Ajari Aku Bersyukur


Selalu aku lihat sisi kekuranganku. Selalu ingin ku menyempurnakan semua. Aku sadar tak ada yang sempurna di dunia ini. Tapi kenapa ? hasrat untuk menjadi sempurna selalu menempel pada diri ini. Maafkan aku Ya Allah. Mungkin aku terlalu hina dimata-Mu. Aku tak pernah bisa bersyukur dengan semua ini. Aku sadar banyak yang kurang beruntung dibanding aku. Tapi mengapa aku selalu memandang ke mereka yang lebih beruntung daripada aku. Jujur aku ingin seperti mereka Ya Allah. Aku iri !!
Astaghfirullah.. Aku hanyalah hamba-Mu yang tak pernah luput dari dosa Ya Rabb. Aku hanyalah hamba-Mu yang tak pernah bersyukur atas nikmat yang Kau berikan selama ini. Aku hanya seorang hamba-Mu yang hina. Pantaskah aku masih di dunia ini ? Layakkah jika aku masih bisa bernafas di dunia ini. Padahal udara (oxigen) yang kau berikan itu tidak sebanding dengan apapun Ya Rabb. Namun aku tak pernah menyukurinya :(

Kenapa aku begini ?? Aku tak mengerti !! Aku tak ingin seperti ini !! Aku butuh perubahan !!

Tak pernah kusadari jika nikmat-Mu begitu melimpah. Berjuta-juta bahkan bertriliunan nikmat telah Kau berikan kepadaku Ya Rabb. Aku masih bisa bernafas hingga detik ini, aku masih bisa berdiri kokoh di dunia ini, aku masih bisa melihat senyuman kedua orang tuaku, aku masih dapat beraktifitas seperti biasa, dan semuanya aku lakukan tanpa merasakan suatu kekurangan sedikitpun, tanpa merasakan sakit di bagian manapun. 
Jika aku harus menyebutkan satu persatu, entah berapa banyak lagi nikmat yang tak pernah aku syukuri, karena setiap detik aku selalu hidup dengan segala Rahmat-Nya. Aku tak pernah sadar berapa nikmat yang telah diberikan-Nya kepadaku dari aku membuka mata sampai menutup mataku lagi. Begitu hinanya aku jika aku masih tidak bisa bersyukur. Aku masih iri kepada mereka yang MUNGKIN lebih beruntung dari aku. Namun aku akan selalu mengingat jika masih banyak di luar sana yang lebih kurang beruntung dibandingkan dengan aku. Aku akan selalu menyukurinya. Alhamdulillah.
Ya Allah, ajari hamba-Mu ini agar bisa selalu bersyukur. Hamba ingin berubah dan bantu hamba untuk berubah menjadi sosok yang lebih baik. Amin…

Read more » →Ajari Aku Bersyukur













Read more » →Bukan Kreativitas hanya sekedar Menuangkan Hasil Pikiran
Rabu, 01 Agustus 2012

Kepribadian Lebah


     Selalu aku terangkan apabila aku memiliki kepribadian yang aneh. Kenapa aneh ? karena aku tak mengerti kepribadianku sendiri. Karena aku hanya mengiki apa yang ingin dikehendaki diriku sendiri, bisa dibilang semauku lah. Dan suatu ketika ada temanku yang menyarankan agar aku memiliki kepribadian seperti lebah. Dan aku menuangkan pertanyaan kepadanya. Kenapa aku harus memiliki kepribadian seperti lebah ? apa istimewanya lebah ? dia hanya tersenyum manis dan berkata tanpa dosa “suatu saat kau akan mengetahuinya”
      Kata-kata dia membuatku penasaran. Setiap waktu selalu aku sempatkan untuk menjawab pertanyaan ku sendiri. Dan ternyata benar, serangga yang satu ini memiliki beberapa  kepribadian yang patut kita contoh.
Well… inilah beberapa contoh dari kepribadian lebah.. cekidot

v   Tidak merusak tempat yang dihinggapinya
Lebah memiliki tubuh kecil dan mungil, dan itu membuat dia leluasa terbang kesana-kemari dan hinggap di mana pun tanpa merusak tempat dimana dia berhenti baik dipucuk bunga maupun di sebuah ranting pohon yang kecil. Lebah tak pernah dapat masalah dan menjadi masalah di mana pun ia hinggap.

Hal ini mengajarkan kita untuk memiliki kepribadian yang baik di manapun kita berada. Di mana pun kita tinggal, kita harus bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan masyarakat yang ada.

v   Lebah  menyerang musuhnya tanpa ampun
Lebah akan bersikap baik dan bersahabat serta tidak akan membahayakan siapapun asalkan dia tidak diusik dan diganggu. Namun dia akan mengejar musuhnya tanpa ampun jika ada yang mengusiknya dan menyakitinya tanpa ada kesalahan satupun. Bahkan walaupun kita terjun ke sungai, lebah akan menunggu kita dengan sabar dan jika ada salah satu anggota badan kita muncul dari air, lebah akan serentak menyerang dan menyengat tanpa ampun.


Hal ini mengajarkan untuk bersikap ksatria. Kita tidak boleh mengganggu orang lain atau menghinanya. Tapi sekali harga diri kita dihina, dilecehkan, atau direndahkan, maka kita harus bangkit dan membela harga diri kita.

v   Makanan lebah adalah sari bunga
Lebah senantiasa makan dari makanan yang baik dan jelas kehalalannya yaitu sari bunga yang manis. Dia tak pernah keliru satu kali pun untuk memakan ampas kedelai atau meminum air comberan, walau saat itu tak ada makanan satu pun ia temui.

Hal ini mengajarkan kita untuk selalu memakan makanan yang baik dan jelas kehalalannya. Baik halal dari substansinya, maupun cara mendaparkannya.

v   Lebah hanya menghasilkan madu
Dari produk yang berharga akan mengasilkan hasil yang berharga juga. Begitu pula lebah, lebah hanya menghasilkan madu yang manis dan mengandung manfaat yang sangat banyak untuk kesehatan dan pengobatan. Tidak pernah saya dengar ada lebah yang error dan keliru menghasilkan limbah.

Hal ini mengajarkan kita untuk menghasilkan sesuatu yang berharga dan penuh manfaat bagi orang banyak. Semua profesi menghasilkan suatu produk, baik barang maupun jasa. inilah sesungguhnya keterkaitan erat antara makanan yang dikonsumsi dengan hasil yang dikeluarkan. Sebagaimana lebah seharusnya kita setelah memakan makanan yang halal dan baik juga akan menghasilkan maha karya yang gemilang dengan kualitas yang terbaik dan penuh manfaat.

v   Lebah membantu penyerbukan tanaman
Memang Lebah bukan satu-satunya serangga yang bertugas memperlancar penyerbukan bunga. Namun ia merupakan serangga satu-satunya, yang dalam menjalankan tugasnya, tidak menimbulkan akibat samping yang merugikan tanaman. Misalnya kupu-kupu, tak ada yang menyangkal bahwa kupu-kupu yang mengisap madu itu mampu membantu menempelkan serbuk sari pada kepala putik sebuah bunga, dan itu akan mempermudah proses pembentukan buah. Tapi kupu-kupu menuntut balas jasa yang kadang kelewat mahal. Ratusan butir telurnya yang menempel pada daun, akan menetas menjadi ulat yang rakus mengunyah daun tanaman. Jadi lebah membantu penyerbukan tanaman dan tidak menuntut macam-macam bahkan tidak merugikan tanaman tersebut.

Hal ini mengajarkan kita untuk berpartisipasi aktif dalam memperbaiki kualitas iman dan moral kehidupan bukan merusaknya sehingga menjadikan moral kehidupan menjadi hancur.

   Itulah keistimewaannya lebah, meski memiliki tubuh yang kecil dan mungil, namun kemanfaatan yang dibawanya sangat besar bagi kita semua. Tidakkah kita malu dengan lebah ? maka dari itu mulai sekarang ayo kita belajar kehidupan dari lebah dan memiliki kepribadian seperti mereka =))



Read more » →Kepribadian Lebah
 
(MI)KEN. Template Design By: SkinCorner